Hosting Your Business Can Count On - GoDaddy.com

Senin, 14 Februari 2011

BELAJAR LEWAT FILM

Belajar adalah kewajiban setiap orang. Mulai dari lahir, sampai akhir hayat, manusia diwajibkan untuk belajar, atau menuntut ilmu. Ilmu sangat bermanfaat bagi manusia. Manusia tak bisa hidup tanpa ilmu. Manusia memulai hidupnya dengan belajar. Belajar makan, naik sepeda, memakai baju, dll. Belajar tidak harus diartikan dengan membaca buku. Hal ini yang menjadi penyebab seseorang menjadi malas belajar. Kebanyakan masyarakat, mengidentikkan belajar dengan membaca buku. Sehingga mereka malas belajar.

Pelajar sekarang, jika sudah mendengar kata “buku”, mereka langsung merasa demam (termasuk saya)(tidak semua lo):-p. Padahal, setiap pelajar membutuhkan buku untuk menambah wawasan, dan pengetahuan mereka. Hampir di setiap sekolah disediakan fasilitas perpustakaan, tetapi, “hampir” juga tidak ada peminatnya. Coba saja, lakukan survey di salah satu sekolah pada saat jam istirahat. Bandingkan jumlah siswa yang ada di perpustakaan, dan siswa yang ada di kantin. Banyakan mana jumlahnya??silahakan buktikan sendiri jika ada waktu luang!! 

Jika kamu/anda/you/tu/panjenengan(silakan pilih sendiri) malas belajar hanya dengan membaca buku, kamu/anda/you/tu/panjenengan(pilih lagi) bisa belajar lewat film. Banyak hal yang bisa kita pelajari lewat film. Misalnya, kita bisa meniru tingkah laku tokohnya (yang baik-baik saja tentunya), lalu mempelajari kebudayaannya (jika film berasal dari daerah lain), dan yang paling penting kita bisa mengambil pelajaran dari film itu.

Banyak film di Indonesia (promosi) yang layak dijadikan media untuk belajar. Kita bisa belajar sejarah lewat film “Darah Garuda Merah Putih”. Kita bisa belajar sepak bola dengan “Garuda di Dadaku”, atau mau melihat fenomena “lucu” di suatu Negara?? Kita bisa lihat “Alangkah Lucunya Negeri Ini”, yang berisi kritikan terhadap “fenomena aneh” yang terjadi di suatu Negara. Selain itu, masih buanyaak lagi film-film Indonesia yang layak dijadikan media pembelajaran.

Nah, jadi mulai sekarang, kita ubah paradigma masyarakat yang menyebutkan kalau belajar itu hanya dapat dilakukan dengan membaca buku. Kita bisa belajar lewat sebuah film, lalu mengambil pelajarannya. Bahkan, belajar lewat film akan lebih mudah “masuk”, dan tersimpan lama di memori otak kita, daripada belajar secara konvensional (dengan buku). Silahkan buktikan sndiri!!
“HARI INI TIDAK AKAN ADA GUNANYA JIKA KITA TIDAK MAMPU MENAMBAH SESUATU YANG BERMANFAAT BAGI KITA, DAN ORANG LAIN”
Selamat belajar lewat film!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

profil.Qu

Klaten ae.., Jawa Tengah, Indonesia

follOWerrs