Liga Champions musim 2010-2011 hampir berakhir. Tepatnya 28 Mei 2011 mendatang, kompetisi tertinggi klub-klub terbaik Eropa ini akan berakhir dengan dilangsungkannya final antara 2 klub besar Eropa. Manchesster United akan mewakili Inggris sebagai salah satu finalis. Lawan yang akan dihadapi the red devils pun bukan tim yang mudah. Ya, Barcelona akan menantang MU untuk memperebutkan gelar supremasi tertinggi bagi klub-klub Eropa itu.
Final Liga Champions musim ini kemungkinan akan berjalan dengan ketat, bahkan permainan kasar kedua tim mungkin juga akan muncul. Final tahun ini merupakan partai replay final Liga Champions 2009 lalu. Kala itu El Barca berhasil mengandaskan mimpi The Red Devils untuk menjadi jawara 2 tahun berturut-turut, setelah di tahun sebelumnya berhasil menjadi kampiun setelah mengalahkan Chelsea.
Tak bisa dipungkiri, final kali ini pasti akan menyita perhatian banyak orang. Begitu juga dengan kedua finalis, pasti akan berusaha tampil maksimal agar bisa menjadi jawara. Manchester United musim ini mempunyai skuad yang terbilang komplit. Di bawah mistar mereka selalu aman, karena ada Edwin Van Der Sar yang siap jatuh bangun menjaga gawang MU. Di barisan belakang, duet Ferdinand-Vidic turut membantu pertahanan MU. Selain itu, ada juga Patrice Evra dan Rafael da Silva yang juga bisa menyuplai bola ke lini tengah. Di lini tengah ada Carrick, dan gelandang sarat pengalaman, Ryan Giggs. Ada juga Nani, Park, Anderson, hingga Valencia. Di lini depan tak perlu diragukan lagi. Duet Rooney-Chicharito, atau Rooney-Berbatov siap menggempur habis-habisan lini belakang El Barca.
Barcelona tak kalah fantastis dalam urusan skuad. Beberapa pemain kunci siap diturunkan pada final kali ini. Victor Valdes,Carles Puyol,Andres Iniesta, Xavi Hernandez, hingga Lionel Messi siap mengobrak-abrik jala The red devils. Strategi bermain Barcelona yang cenderung mengutamakan ball position akan diuji dengan permainan MU yang sering mengandalkan suplai bola dari pemain sayap.
Barcelona tentu ingin mengulang final 2009 lalu. Sedangkan MU tentunya ingin mengubur mimpi buruk di Olympico2 tahun lalu. Apalagi final kali ini akan digelar di Stadion Wembley, yang notabene terletak di dataran Inggris, tempat MU berada. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor penyuntik semangat bagi MU. Jutaan fans MU pasti akan memberi dukungan semaksimal mungkin untuk tim pujaannya. Tetapi hal ini tidak mutlak. Barcelona bukan tim anak bawang, yang mudah takluk jika bermain di negeri orang. Mental yang kuat siap dijadikan senjata untuk melawan tim “tuan rumah”.
Jika dilihat dari produktivitas gol sejak perempat final lalu, kedua tim sama-sama mengoleksi 9 gol, dan hanya kemasukan 2 biji gol. MU lolos ke final setelah berhasil menyingkirkan seteru abadi mereka di EPL, Chelsea. El Barca lolos ke final setelah berhasil menuntaskan El Classico jilid V musim ini melawan Real Madrid. Kemenangan melawan seteru masing-masing di Liga domestik tentu membawa angin segar bagi kedua tim. Baik MU maupun El Barca sama-sama mempunyai spirit dan mental yang kuat guna menuntaskan partai terakhir Liga Champions musim ini. Tentu kedua tim tak akan mudah menyerahkan trofi Liga Champions musim ini, karena mereka telah kehilangan 1 trofi di liga masing-masing. MU harus tersingkir dari FA Cup, sedangkan Blaugrana harus rela menyerahkan trofi Copa Del Rey kepada El Real.
Laga final kali ini akan berlangsung sangat panas. Lalu, siapakah yang akan tampil sebagai jawara??? Nantikan laga finalnya 28 Mei mendatang.
Senin, 09 Mei 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
profil.Qu
- Agus Tri Wibowo
- Klaten ae.., Jawa Tengah, Indonesia
follOWerrs
Categories
- artikel bola (7)
- artikel pendidikan (1)
- free artikel (4)
- ISLAM (3)
- Just for Indonesia (7)
- MU (1)
- PMR (1)
Archive
Labels
- artikel bola (7)
- artikel pendidikan (1)
- free artikel (4)
- ISLAM (3)
- Just for Indonesia (7)
- MU (1)
- PMR (1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar