Hosting Your Business Can Count On - GoDaddy.com

Sabtu, 26 Mei 2012

Jempol for Timnas Indonesia

Usai sudah rangkaian pertandingan uji coba antara FC Internazionalle Milan melawan timnas Indonesia. Di laga pertama, Kamis (24/5), Javier Zanetti cs sukses menaklukan IPL Selection dengan skor 3-0. Di laga kedua hari ini, Sabtu (26/5) Inter Milan berhadapan dengan timnas Selection. Di laga kedua ini, Internazionalle Milan harus menang dengan “sekuat tenaga”melawan skuad asuhan Nil Maizar. Meskipun menang 4-2, tetapi pasukan Giussepe Meazza tidak bisa menjalani pertandingan setenang saat menghadapi Indonesia Selection, Kamis (24/5) lalu. Bagaimana tidak? Meskipun sempat mencetak gol di menit-menit awal, tetapi sepanjang babk pertama berlangsung, Pertahanan timnas masih bisa dibilang kokoh. Berbagai peluang dari para penyerang Internazionalle masih bisa diredam lini pertahanan timnas, yang dikomandoi Abdul Rahman. Bahkan, berkali-kali Markus H Maulana jatuh bangun menahan gempuran para penyerang Inter. Akselerasi Okto Maniani, plus Patrich Wanggai mampu menggetarkan gawang Inter di babak pertama. Permainan timnas kali ini pun menjadi lebih “enak” ditonton, sehingga laga ini nbisa menghibur seluruh penggila bola di Tanah Air. Serangan-serangan yang dibangun Inter di babak kedua mulai membahayakan gawang timnas. 2 gol Pazzini serta 2 gol Coutinho membawa Inter unggul 4-1. Akan tetapi, di menit akhir, Yosua Pahabol berhasil mencuri 1 gol dari gawang Castellazi. Alhasil, pertandingan usai dengan skor 4-2 untuk kemenangan Inter.
Bagaimanapun, hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi punggawa timnas. Mencuri 2 gol dari salah satu tim terbaik Eropa tentu bukan merupakan hal yang mudah bagi setiap tim. Meskipun kalah, permainan timnas patut diacungi jempol. Racikan strategi Nil Maizar dengan memanfaatkan kecepatan Okto Maniani, serta barisan pertahanan yang kokoh mampu meminimalisir terjadinya gol ke gawang timnas. Untuk saat ini, kita belum berbicara kemenangan. Melihat semakin rumitnya permasalahan di PSSI, mustahil timnas kita mampu menjadi terbaik untuk sekedar di kawasan Asia, atau di dunia. Penyelesaian masalah dengan memanggil pera pemain dari 2 liga setidaknya bisa menjadi pertimbangan bagi para petinggi PSSI untuk segera mengambil keputusan yang tepat. Baik para pemain IPL, maupun ISL semua pemain memiliki talenta yang luar biasa, yang jika dapat dimanfaatkan secara maksimal akan mampu mengharumkan nama Indonesia di percaturan sepakbola internasional.Setidaknya pertandingan melawan Internazionalle bisa menjadi pelajaran yang berharga bagi para pemain timnas, serta bagi para pengurus PSSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

profil.Qu

Klaten ae.., Jawa Tengah, Indonesia

follOWerrs