Hosting Your Business Can Count On - GoDaddy.com

Sabtu, 26 Mei 2012

Menunggu Keputusan tepat PSSI

Berbagai permasalahan tentang dualisme kompetisi di Indonesia kian membuat nama PSSI semakin mendapat sorotan dari masyarakat. Rakyat sudah bosan melihat prestasi timnas yang tak kunjung membaik. PSSI harus segera mengambil keputusan yang cepat, bijak, dan tepat sasaran.
Sebuah pemikiran terbersit di pikiran saya ketika menyaksikan pertandingan Indonesia Selection vs Internazionalle Milan hari ini, Sabtu (26/5). Yang menjadi perhatian saya adalah menariknya permainan timnas pada pertandingan hari ini. Racikan strategi dari sang pelatih, Nil Maizar mampu menghasilkan 2 gol ke gawang Inter. Jika melihat komposisi pemain sejak awal pertandingan, yang notabene merupakan gabungan dari 2 liga di Indonesia, saya sangat yakin permainan timnas akan menyulitkan Inter. Hal ini terbukti. Terutama di babak pertama. Timnas sukses melakukan serangan-serangan ke gawang Inter, meskipun finishingnya belum begitu sempurna. Hal ini bisa dibandingkan dengan permaianan timnas kala kalah telak dari Bahrain beberapa waktu silam. Bukan berhasil meremehkan pemain dari IPL, permainan timnas pun kala itu hanya seperti latihan sepak bola, dan bukan seperti sebuah pertandingan. Memang pemain IPL mempunyai kualitas. Akan tetapi, jika melihat para pemain dari ISL, mereka agak sedikit unggul dalam hal jumlah jam terbang serta kemampuan di atas lapangan. Titus Bonai, Okto Maniani, dan masih banyak pemain lainnya yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata bermain di ISL , yang merupakan liga yang dianggap ilegal oleh PSSI. Entah apa yang ada di pikiran para pengurus PSSI ketika harus mendirikan “liga baru” disbanding memperbaiki liga yang sudah beberapa tahun ini berjalan dengan baik. Brbagai pembenahan masih harus dilakukan PSSI. Untung saja kini PSSI mulai melunak. Hal ini dilakukan dengan upaya pemanggilan pemain dari ISL untuk bergabung dengan skuad timnas , hususnya ketika menghadapi Internazionalle Milan. Untung saja hal ini dilakukan. Jika tidak, mungkin Indonesia tidak akan bisa mencuri 2 gol di pertandingan ini. Sekali lagi, bukan bermaksud meremehkan pemai dari IPL, dengan dipanggilnya para pemain dari ISL setidaknya bisa meminimalisir kekalahan dari Inter Milan. Lihat saja peran para pemain ISL sepanjang pertandingan. Peran mereka tidak bisa disingkirkan begitu saja dengan dianggap ilegalnya kompetisi yang mereka ikuti. PSSI harus segera mengambil keputusan demi tercapainya kejayaan sepakbola Indonesia di dunia. Titus Bonai, Patrich Wanggai, Okto Maniani, Yosua Pahabol, Abdul Rahman, Diego Michiels, dan pemain-pemain lain saya piker siap bersatu demi majunya sepakbola Indonesia, asalkan PSSI segera mengambil langkah tegas dalam menentukan keputusan.Semoga PSSI segera berbenah diri untuk kepentingan rakyat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

profil.Qu

Klaten ae.., Jawa Tengah, Indonesia

follOWerrs