Hosting Your Business Can Count On - GoDaddy.com

Sabtu, 25 Desember 2010

Perbedaan Bukan Harus Perpecahan

Perbedaan merupakan sesuatu yang sering terjadi dalam masyarakat, bahkan bukan hanya sering, tapi selalu. Berbagai perbedaan selalu mewarnai kehidupan kita, mulai dari perbedaan agama, warna kulit, bahasa, hingga kebudayaan. Memang, Negara kita ini kaya dengan berbagai sumber daya, dan juga budaya. Antara daerah yang satu dengan yang lain berbeda-beda. Yang menjadi pertanyaan saat ini yaitu bagaimana cara kita menyikapi berbagai mecam perbedaan ini? Mampukah kita memanfaatkan perbedaan ini untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan Negara?

Perbedaan adalah hal yang wajar. Dengan perbedaan, kita harus bisa menjadikannya sebagai motivasi untuk bersatu, serta menciptakan ide-ide kreatif dari perbedaan itu. Sehingga nantinya dapat memberikan dampak kemajuan bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan Negara.
Namun, satu hal yang patut disayangkan dari masyarakat kita saat ini. Tak banyak masyarakat yang tahu bagaimana cara bijak untuk menghadapi suatu perbedaan. Bahkan, tak jarang suatu perbedaan dapat memunculkan perpecahan. Hal ini dapat terjadi baik karena perbedaan budaya, agama, maupun perbedaan bahasa sekalipun

Tetapi tidak semua masyarakat berpotensi memunculkan perpecahan akibat adanya perbedaan. Di masyarakat, sering kita jumpai adanya perbedaan agama sering memunculkan permusuhan. Misalnya, dalam komunitas suatu agama yang satu, akan memunculkan ideologi untuk memusuhi, atau memecah belah agama yang lainnya. Ada juga perbedaan bahasa suatu daerah yang menyebabkan masyarakat suatu daerah memusuhi orang-orang yang tidak menggunakan bahasa seperti dirinya, dsb.

Persamaan tidak dapat dipaksakan. Hal ini sesuai dengan kodrat manusia, yang memang diciptakan oleh Tuhan YME dengan segala perbedaan. Misalnya saja ada orang yang pandai, ada orang yang kurang pandai. Ada orang kaya, dan tentu ada orang yang membutuhkan uluran tangan dari mereka. Hal ini memang sudah menjadi ketentuan Yang Maha Kuasa sejak manusia dilahirkan.

Dengan adanya perbedaan ini, kita harus mampu mengambil langkah bijak untuk menyikapinya. Contoh paling sederhana, misalnya saja ada orang yang mempunyai kekurangan dalam fisiknya, tentu kita harus menghormatinya, dengan menjaga perasaannya, dan tidak melakukan olok-olok. Dengan begitu, perpecahan dapat diminimalisir, sehingga kehidupan dalam masyarakat akan tetap harmonis.

Sebenarnya mengatasi perbedaan agar tak menimbulkan permsuhan tergantung dengan cara kita menyikapinya. Untuk menyikapinya, pertama-tama kita harus menanamkan pikiran jernih terlebih dahulu ke dalam hati kita. Setelah itu baru melakukan tindakan, karena hanya dengan pikiran jernih pikiran positif dapat muncul.

Dalam suatu rapat, atau musyawarah misalnya, sering muncul perbedaan pendapat. Hal ini memang “harus” dijumpai dalam musyawarah. Karena tujuan utama dari musyawarah adalah menyatukan beberapa pendapat agar tercipta suatu kesepakatan yang dapat diterima seluruh pesertanya. Karena tanpa adanya pendapat yang berbeda, sulit dicapai keputusan, atau hasil yang maksimal. Tentunya setiap orang tidak boleh memaksakan pendapatnya kepada orang lain. Contoh lain yaitu pada forum debat. Kegiatan seperti ini malah terkadang lebih berpotensi menimbulkan perpecahan daripada persatuan. Kita harus mampu mengatasinya. Dalam situasi seperti ini, hati boleh tegang, tapi pikiran harus tetap jernih, sehingga dapat meminimalisir timbulnya perpecahan.

Masih banyak contoh-contoh lain yang menggambarkan adanya keberagaman dalam masyarakat kita. Kita harus bisa mengambil langkah bijak untuk mengahadapinya. Sebagai orang Indonesia, tentu kita harus ingat dengan semboyan Negara kita Bhineka Tunggal Ika, yang dapat diartikan ”meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua”. Kita kembalikan saja segala perbedaan yang ada pada semboyan neggara kita ini. Tak usah berpikir terlalu jauh. Pahami saja secara mendalam semboyan Negara kita ini, sehingga mampu menciptakan kerukunan dalam masyarakat dengan segala perbedaannya. Dengan begini perbedaan mampu diatasi, sehingga dapat menjadi momentum untuk bangkit, dan memajukan Indonesia tercinta ini, serta istilah Bhineka Tunggal Ika tidak hanya menjadi hiasan di antara kaki Burung Garuda yang notabene menjadi lambang Negara kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

profil.Qu

Klaten ae.., Jawa Tengah, Indonesia

follOWerrs